Kickydut's Blog

penulisan karya ilmiah

Posted on: Maret 27, 2012

PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH

 

Karya tulis ilmiah merupakan Karya seseorang yang berupa penuangan atau ide tau pikiran dalam sebuah tulisan, karya tulis berhubungan dengan puisi, prosa, esai dan sebagainya. Karya tulis ilmiah dirancang dengan tujuan dan maksud tertentu.

Hal – hal yang berhubungan dengan karya tulis ilmiah adalah sebagai berikut :

  1. Pengalaman Pribadi
  2. Tugas tugas kuliah
  3. Kegiatan sehari hari, dll.

Ciri – Ciri karya tulis ilmiah adalah

a. struktur sajian
Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian awal (pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian penutup. Bagian awal merupakan pengantar ke bagian inti, sedangkan inti merupakan sajian gagasan pokok yang ingin disampaikan yang dapat terdiri dari beberapa bab atau subtopik. Bagian penutup merupakan simpulan pokok pembahasan serta rekomendasi penulis tentang tindak lanjut gagasan tersebut.

b. komponen dan substansi
Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya, namun semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal mempersyaratkan adanya abstrak.

c. sikap penulis
Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.

d. penggunaan bahasa
Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang tercermin dari pilihan kata/istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif dengan struktur yang baku.

e. Objektif.
Keobjektifan ini menampak pada setiap fakta dan data yang diungkapkan berdasarkan kenyataan yang sebenarnya, tidak dimanipulasi. Juga, setiap pernyataan atau simpulan yang disampaikan berdasarkan bukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, siapa pun dapat mengecek kebenaran dan keabsahanya.

f. Netral.
Kenetralan ini bisa terlihat pada setiap pernyataan atau penilaian bebas dari kepentingan-kepentingan tertentu baik kepentingan pribadi maupun kelompok. Oleh karena itu, pernyataan-pernyataan yang bersifat ‘mengajak’, ‘membujuk’, atau ‘mempengaruhi’ pembaca dihindarkan.

g. Sistematis.
Uraian yang terdapat pada karya ilmiah dikatakan sistematis apabila mengikuti pola pengembangan tertentu, misalnya pola urutan, klasifikasi, kausalitas, dan sebagainya. Dengan cara demkian, pembaca akan bisa mengikutinya dengan mudah alur uraiannya.

h. Logis.
Kelogisan ini bisa dilihat dari pola nalar yang digunakannya, pola nalar induktif atau deduktif. Kalau bermaksud menyimpulkan suatu fakta atau data digunakan pola induktif; sebaliknya, kalau bermaksud membuktikan suatu teori atau hipotesis digunakan pola deduktif.

i. Menyajikan fakta (bukan emosi atau perasaan).
Setiap pernyataan, uraian, atau simpulan dalam karya ilmiah harus faktual, yaitu menyajikan fakta. Oleh karena itu, pernyataan atau ungkapan yang emosional (menggebu-gebu seperti orang berkampanye, perasaan sedih seperti orang berkabung, perasaan senang seperti orang mendapatkan hadiah, dan perasaan marah seperti orang bertengkar) hendaknya dihindarkan.

j. Bersifat kritis dan analitis

k. Memuat konsep dan teori

l. Menggunakan istilah dengan tepat dan definisi yang uniform.

m. Rasional

Macam – Macam dan format karya tulis ilmiah adalah :

Karya tulis ilmiah dapat dilihat dari bentuk penyajian (bahasa) dan kajiannya. Dari segi bentuk penyajiannya, sebagian karya tulis ilmiah memang disajikan ilmiah teknis yang umumnya dipahami oleh kalangan tertentu. Karya tulis seperti ini disebut karya tulis ilmiah akademis atau pendidikan. Biasanya karya tulis seperti ini dimaksudkan untuk kepentingan akademis. Sebagian lagi ditulis untuk kepentingan publikasi yang dapat dipahami oleh banyak orang. Karya tulis ini tidak terlalu banyak menggunakan istilah teknis dan menggunakan bahasa yang familiar dan populer. Karya tulis ilmiah semacam ini disebut karya tulils ilmiah populer.

Sedangkan dari segi kajiannya, karya tulis ilmiah dapat diangkat dari penelitian ilmiah yang dilakukan. Tetapi sebagian lagi tidak berasal dari penelitian ilmiah, tetapi hanya gagasan konseptual atau telaah kritis.

Macam-macam karya tulis ini disajikan dalam berbagai bentuk seperti: makalah, artikel, laporan penelitian, skripsi/tesis dan disertasi.

1. Makalah

Karya tulis yang memuat pemikiran tentang suatu masalah disertai analisis logis dan objektif.  Secara umum tujuan penulisan makalah adalah untuk kepentingan penyajian hasil penelitian atau gagasan pemikiran dalam suatu diskusi. Oleh karena itu, makalah umumnya ditulis secara singkat dan ringkas tanpa bab-bab. Format penulisannya adalah:

  1. Bagian Awal: Halaman Sampul (Judul, Jenis Karya Tulis, Tujuan Penulisan, Nama dan Identitas Penulis, Lembaga, Tahun),  Daftar Isi,  Daftar Tabel,
  2. Bagian Inti: Pendahuluan, Latar Belakang Penulisan Makalah, Masalah Atau Topik Bahasan, Tujuan Penulisan Makalah, Teks Utama, Penutup
  3. Bagian Akhir: Daftar Kepustakaan dan Lampiran

2.  Artikel

Artikel adalah karya tulis yang dirancang untuk penerbitan jurnal ilmiah. Artikel ini ditulis secara ringkas dan berisi hal-hal penting. Karena ringkas, maka ia tidak memiliki bab-bab. Artikel ilmiah dapat berupa hasil penelitian atau gagasan konseptual. Dalam penulisannya terdapat perbedaan masing-masingnya. Format penulisannya adalah sebagai berikut:

  1. Artikel hasil penelitian
  • Judul Artikel – Penulis – Absrak – Kata Kunci – Pendahuluan –Metode – Penelitian –Hasil  Penelitian – Pembahasan – Kesimpulan  dan Saran.
  1. Artikel hasil gagasan/pemikiran:
  • Judul, Penulis, Abstrak, Kata Kunci, Pendahuluan, Bagian Inti, Penutup, Daftar Rujukan, dan lampiran

3.  Proposal Penelitian

Proposal penelitian atau disebut juga usulan penelitian adalah rencana penelitian yang menggambarkan secara umum hal-hal yang akan diteliti dan cara penelitian itu dilaksanakan.  Oleh karena itu ada beberapa hal yang dikemukakan di dalam sebuah penelitian. Format usulan penelitian dapat dibuat dalam beberapa alternatif seperti berikut:

 

  1. Model I
  • Latar Belakang Masalah – Rumusan dan Batasan masalah – Tujuan Penelitian – Definisi Operasional – Metode Penelitian
  1. Model II
  • Latar Belakang Masalah – masalah penelitian – tinjauan kepustakaan – tujuan penelitian – metode penelitian
  1. Model III
  • Masalah  dan tujuan penelitian –kerangka penelitian – rencana kegiatan penelitian – kepustakaan

4.  Skripsi, Tesis dan Disertasi

Karya tulis ilmiah yang dijadikan sebagai persyaratan akhir untuk memperoleh gelar akademik pada perguruan tinggi disebut skripsi, tesis atau disertasi. Perbedaan skripsi, tesis, dan disertasi adalah bahwa skripsi ditulis untuk meraih gelar sarjana, sementara tesis ditulis untuk meraih gelar magister dan disertasi ditulis untuk meraih gelar doktor. Baik skripsi, tesis dan disertasi dapat diangkat dari penelitian lapangan atau penelitian kepustakaan. Oleh karena itu, format penulisannya pada umumnya menunjukan perbedaan, seperti berikut:

  1. Skripsi, tesis, disertasi hasil penelitian lapangan

–       Bagian Awal:

  • Halaman Sampul – Halaman Judul – Lembaran Persetujuan –  Abstrak – Kata Pengantar – Daftar Isi – Daftar Tabel – Daftar Gambar – Daftar Lampiran.

–       Bagian Inti:

  • Bab I Pendahuluan (Latar Belakang Masalah – Rumusan dan Batasan Masalah –Tujuan dan Kegunaan) – Bab II Kajian Kepustakaan – Bab III Metode Penelitian – Bab IV Hasil Penelitian – Bab V Pembahasan – Bab VI Penutup

–       Bagian Akhir:

  • Daftar Kepustakaan – Lampiran – Daftar Riwayat Hidup
  1. Skripsi, tesis, disertasi hasil penelitian lapangan

–       Bagian Awal:

  • Halaman Sampul – Halaman Judul – Lembaran Persetujuan –  Abstrak – Kata Pengantar – Daftar Isi.

–       Bagian Inti:

  • Bab I Pendahuluan (Latar Belakang Masalah – Rumusan dan Batasan masalah – Tujuan Penelitian – Definisi Operasional – Metode Penelitian) – Bab II (Landasan Teori) – Bab III dan Bab-bab seterusnya – Bab Penutup.

–       Bagian Akhir:

  • Daftar Kepustakaan – Lampiran – Daftar Riwayat Hidup

C. Daftar Rujukan

Tim Penulis Pedoman Penulisan Karya Ilmiah,  Pedoman Penulisan Karya Ilmiah, Universitas Negeri Malang, Cet. Keempat, 2000

Nana Sudjana dan Awal Kusmah, Proposal Penelitian di Perguruan Tinggi, Sinar Baru Algensindo,  Bandung, 2002

Suriasumantri, Pedoman Penulisan Ilmiah, Fakultas Pascasarjana IKIP Jakarta, Jakarta, 1986.

 

Sumber yang diambil adalah

http://maizuddin.wordpress.com/2010/05/14/371/

http://wiki.bestlagu.com/news/166065-ciri-ciri-karya-tulis-ilmiah.html

KICKY YUNILA

10209144

3EA05

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


  • Tak ada
  • Mr WordPress: Hi, this is a comment.To delete a comment, just log in, and view the posts' comments, there you will have the option to edit or delete them.

Kategori

%d blogger menyukai ini: