Kickydut's Blog

ketahanan nasional

Posted on: April 10, 2011

BAB III

KETAHANAN  NASIONAL

  1. A. LATAR BELAKANG

Sejak proklamasi 17 Agustus 1945, kegidupan bangsa Indonesia tidak luput dari gejolak dan ancaman baik dari dalam maupun dari luar negeri yang dapat membahayakan eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), seperti:

–          Agresi Militer Belanda.

–          Gerakan Separatis : PKI, DI/TII dan lain-lain.

–          Ditinjau dari geopolitik dan geostrategis dengan posisi geografis, potensi

Sumber Daya Alam serta jumlah dan kemampuan penduduk, telah menempatkan bangsa Indonesia menjadi ajang persaingan dan perebutan negara-negara besar, sehingga menimbulkan dampak negatif yang dapat membahayakan kelangsungan dan eksistensi negara Indonesia. Meskipun dihadapkan terhadap tantangan tersebut, NKRI tetap tegak berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka, bersatu dan berdaulat, hal itu menunjukkan  bangsa Indonesia mempunyai keuletan dan kemampuan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional,  sehingga dapat menghadapi Ancaman, Gangguan, Hambatan dan Tantangan (AGHT).  NegaraIndonesia adalah  negara hukum bukan berdasarkan kekuasaan belaka,dan kesemuannya ditujukan untuk menjaga ketertiban seluruh masyarakat Indonesia.Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai UUD 1945 sebagai konstitusinya, dimana system pemerintahan negara tertuang di dalamnya. Sehingga kondisi kehidupan nasional  merupakan pencerminan Ketahanan Nasional yang didasari oleh :

–          Pancasila sebagai landasan idiil.

–          UUD 1945 sebagai landasan konstitusionil.

–          Wawasan Nusantara sebagai landasan visional.

Sejak merdeka negara Indonesia tidak luput dari gejolak dan ancaman yang membahayakan kelangsungan hidup bangsa. Tetapi bangsa Indonesia mampu mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatannya dari agresi Belanda dan mampu menegakkan wibawa pemerintahan dari gerakan separatis.
Ditinjau dari geopolitik dan geostrategi dengan posisi geografis, sumber daya alam dan jumlah serta kemampuan penduduk telah menempatkan Indonesia menjadi ajang persaingan kepentingan dan perebutan pengaruh antar negara besar. Hal ini secara langsung maupun tidak langsung memberikan dampak negatif terhadap segenap aspek kehidupan sehingga dapat mempengaruhi dan membahayakan kelangsungan hidup dan eksitensi NKRI. Untuk itu bangsa Indonesia harus memiliki keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional sehingga berhasil mengatasi setiap bentuk tantangan ancaman hambatan dan gangguan dari manapun datangnya.

 

 

  1. POKOK POKOK PIKIRAN
  • Manusia Berbudaya

Sebagai salah satu makhluk Tuhan,  dikatakan manusia merupakan makhluk yang paling sempurna, karena, mempunyai naluri, kemampuan berfikir, mempunyai akal dan ketrampilan, senantiasa berjuang mempertahan eksistensi,pertumbuhan dan kelangsungan hidup baik materiil dan spirituil. Oleh karena itu manusia berbudaya akan selalu  mengadakan hubungan hubungan dengan:

–          Tuhan   , dinamakan Agama.

–          Cita-cita  , dinamakan Idiologi.

–          Kekuasaan/kekuatan  , dinamakan Politik.

–          Pemenuhan Kebutuhan  , dinamakan  Ekonomi.

–          Manusia  , dinamakan Sosial.

–          Rasa Keindahan  , dinamakan Seni/Budaya.

–          Pemanfaatan Alam   , dinamakan IPTEK.

–          Rasa Aman  , dinamakan Pertahanan dan Keamanan

2.  Tujuan Nasional, Falsafah Bangsa Dan Idiologi Negara.

Tujuan Nasional menjadi pokok pikiran Ketahanan Nasional karena:Suatu organisasi apapun bentuknya dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan akan selalu berhadapan dengan masalah-masalah internal maupun eksternal, demikian pula negara.Falsafah Bangsa dan Idiologi Negara menjadi pokok pikiran Ketahanan Nasional karena: Seperti dalam tujuan nasional pasti akan ada masalah yang dihadapi demikian pula pada falsafah bangsa dan idiologi negara, dapat dibaca dalam Pembukaan UUD 1945 sbb:

 

  • Alinea I  , merdeka adalah hak semua bangsa, penjajahan bertentangan dengan Hak Asasi Manusia (HAM).
  • Alinea II    , adanya masa depan yang harus diraih (cita-cita).
  • Alinea III  , bila negara ingin mencapai cita-cita maka kehidupan berbangsa dan bernegara  harus mendapat ridho Tuhan (merupakan dorongan spirituil).
  • Alinea IV  , mempertegas cita-cita yang harus dicapai oleh bangsa Indonesia dalam wadah NKRI.

 

  1. PENGERTIAN KETAHANAN NASIONAL

Ketahanan Nasional Indonesia adalah : Kondisi dinamik bangsa  Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi berisi keuletan dan ketangguhan  yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi Ancaman, Gangguan, Hambatan, Tantangan (AGHT) baik yang dating dari dalam maupun dari luar negeri  untuk menjamin identitas, integritas dan kelangsungan hidup  bangsa dan negara dalam mencapai tujuan nasionalnya.

Kondisi dinamik bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang berintegrasi, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan ancaman hambatan dan gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam. Untuk menjamin identitas, integritas kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasionalnya.
Konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang serasi dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan menyeluruh berlandaskan Pancasila, UUD 45 danWasantara. Kesejahteraan = Kemampuan bangsa dalam menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai nasionalnya demi sebesar-besarnya kemakmuran yang adil dan merata rohani dan jasmani. Keamanan = Kemampuan bangsa Indonesia melindungi nilai-nilai nasionalnya terhadap ancaman dari luar maupun dari dalam.

  1. ASAS ASAS KETAHANAN NASIONAL
  • Asas Kesejahteraan dan keamanan

merupakan kebutuhan yang mendasar dan esensial bagi manusia, sehingga  ini merupakan asas dalam system Ketahanan Nasional Indonesia sebab tanpa kesejahteraan dan keamanan kehidupan nasional tidak dapat berlangsung (merupakan nilai intrinsik). Realisasinya, baik kesejahteraan  maupun keamanan harus selalu ada, berdampingan dalam kondisi apapun. Dalam kehidupan nasional tingkat kesejahteraan dan keamanan nasional yang dicapai merupakan tolok ukur Ketahanan Nasional.

  • Asas Komprehensif Integral atau Menyeluruh Terpadu.

Perwujudannya dalam persatuan dan  perpaduan yang seimbang,serasi dan selaras dari seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dengan demikian Ketahanan Nasional mencakup ketahanan segenap aspek kehidupan bangsa secara utuh menyeluruh terpadu (komprehensif integral).

  • Asas Mawas Ke Dalam Dan Ke Luar.

** Ke Dalam Mawas

Tujuan : menumbuhkan hakikat, sifat  dan kondisi kehidupan nasional itu sendiri, berdasarkan nilai-nilai kemandirian yang proporsionaluntuk meningkatkan derajad kemandirian bangsa yang ulet dan tangguh (bukan berarti Ketahanan Nasional mengandung sikap isolasi atau nasionalisme yang sempit).

** Mawas Ke Luar

Tujuan : dapat mengantisipasi dan ikut berperan serta menghadapi dan mengatasi dampak lingkungan strategis luar negeri serta menerima kenyataan adanya saling interaksi dan ketergantungan dengan dunia internasional. Untuk dapat menjamin kepentingan nasional harus mampu mengembangkan kekuatan nasional agar dapat memberikan dampak keluar dalam bentuk Daya Tangkal dan Daya Tawar. interaksi dengan pihak lain dalam bentuk kerjasama yang saling menguntungkan tetap diutamakan.

E. SIFAT DAN KETAHANAN NASIONAL

  • Mandiri.

Percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri dengan keuletan dan ketangguhan yang mengandung prinsip  tidak mudah menyerah serta bertumpu pada identitas, integrasi dan kepribadian bangsa.

  • Dinamis.

Ketahanan Nasional tidaklah tetap  melainkan dapat meningkat maupun menurun tergantung pada situasi dan kondisi bangsa dan negara serta kondisi lingkungan strategisnya.

  • Wibawa.

Keberhasilan pembinaan Ketahanan Nasional Indonesia secara berlanjutdan berkesinambungn akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan bangsa yang dapat menjadi factor yang diperhatikan pihak laih. Makin tinggi tingkat Ketahanan Nasional Indonesia makin tinggi pula nilai kewibawaan nasional yang berarti makin tinggi tingkat daya tangkal yang dimiliki bangsa dan negara Indonesia.

  • Konsultasi dan Kerjasama.

Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonistis, tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik semata, tetapi lebih pada sikap konsultatif dan kerjasama serta saling menghargai dengan mengandalkan pada kekuatan moral dan kepribadian bangsa.

 

Sumber : http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/03/latar-belakang-dan-definisi-ketahanan-nasional-bangsa-indonesia/

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


  • Tak ada
  • Mr WordPress: Hi, this is a comment.To delete a comment, just log in, and view the posts' comments, there you will have the option to edit or delete them.

Kategori

%d blogger menyukai ini: