Kickydut's Blog

contoh dari salah satu koperasi di jakarta

Posted on: November 23, 2010

KOPERASI XXX

Jln XXX No 20* Tebet, Jakarta 12870

Tlp : (021) 83126** Fax: (021) 83126**

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

 

 

 

 

 

- Pernyataan keputusan rapat anggota khusus………………**

-  Ketentuan Umum………………………………………….**

- Nama dan Tempat Kedudukan…………………………….**

- Landasan dan Azas…………………………………………**

- Tujuan dan Usaha………………………………………..…**

- Keanggotaan……………………………………………….**

- Perangkat Organisasi………………………………………**

- Penasehat……………………………………………………**

- Pembukuan…………………………………………………**

- Sifat Terbuka………………………………………………**

- Modal Koperasi……………………………………………**

- Simpanan Anggota………………………………………….**

- Sisa Hasil Usaha………………………………………………**

- Tanggung Jawab Anggota……………………………………**

- Perubahan anggaran Dasar……………………………………**

- Pembubaran…………………………………………………….**

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PERNYATAAN KEPUTUSAN RAPAT ANGGOTAKHUSUS PERUBAHAN ANGGARAN DASAR KOPERASI XX

Nomor 32

 

 

Pada tanggal 26 agustus 2008 pukul 15.15 wib, yang berhadapan dengan SITI SAFARIZAH, sarjana hokum, Notaris kecil dan Menengah, telah ditetapkan sebagai Notaris pembuat Akta Koperasi di Wilayah Kotamadya Jakarta Selatan yang berkantor di Gedung S.Widjojo , Lantai 1, jalan Jenderal Sudirman, yang dihadiri oleh saksi saksi dan namanya akan disebutkan pada bagian akhir akta ini :

 

** Tuan Doktorandus Haji Djoko , Tuan Doktorandus Bambang    Soesetyo Oetomo dan Tuan Doktor Rafless Burhan (Pemegang kartu tanda penduduk dengan nomor masing masing yang tidak bisa disebutkan sacara satu persatu.)

Menurut Keterangan mereka dalam hal ini bertindak selaku kuasa, berdasarkan Kuasa yg tercantum dalam *Berita Acara Rapat Anggota Koperasi Swadharma Tahun 2008* yang dibuat di bawah tangan, tertanggal 1604208. dengan demikian atas nama *KOPERASI XX JAKARTA * berkedudukan dan berkantor pusat di jalan Dr saharjo nomor 204 , Tebet  Jakarta selatan 12870 yang anggaran dasar dan perubahannyah tercantum didalam

 

  • Berita Negara Republik Indonesia tertanggal 09-05-97 dan 12-04-01 nomor 30
  • Akta tertanggal 05-10-2005 dihadapan Nyonya Diah Anggraini SH yang telah mendapat pengesahan dari perubahan anggaran dasar dari Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah RI berdasarkan surat keputusan tanggal 04-01-2006
  • Selanjutnya disebut Koperasi

 

 

  • Rapat Anggota Koperasi tahun 2008 di Hotel Harriss , jln Dr Saharjo Tebet Jakarta selatan pada hari Rabu tanggal 16 april 2008 jam 14.30 s/d 15.00 yang beranggota kan 12.391 dengan jumlah hadir 9336 yang berisi sesuai dengan pasal 16 ayat 1 , rapat anggota sah, jika dihadiri sekurang kurangnya ¾ dari jumlah anggot yang disetujui oleh ¾  dari jumlah anggota yang hadir,dengan korum rapat kehadiran 75.35% dan SAH.

 

 

Dengan ini Rapat Memutuskan :

  1. menyetujui dan mengesahkan untuk membentuk tim perubahan Anggaran Dasar yang anggotanya terdiri dari
  • 3(tiga) orang wakil dari serikat pekerja
  • 2(dua) orang wakil dari persatuan pension
  • 1 (satu) orang wakil dari perusahaan anak
  • 1(satu) orang wakil dari pengawas

 

  1. menyetujui masing masing unsur yaitu serikat pekerja , persatuan        pensiun serta perusahaan anak menyampaikan nama nama wakilnya kepada pengurus
  2. memberikan kuasa kepada tim Perubahan Anggaran Dasar untuk melakukan Perubahan Anggaran Dasar

 

 

data yang diatas merupakan hasil dari Keputusan Rapat Anggota Koperasi Swadharma tahun 2008 untuk dipedomani.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KETENTUAN UMUM

 

Dalam anggaran dasar Koperasi Swadharma dimaksud dengan :

 

  1. Anggota adalah anggota ‘Koperasi XX
  2. Pegawai adalah pegawai dan Pensiunan Bni,Pegawai dana Pensiunan Bni yayasan pegawai Kesejahteraan pegawai Bni, Pegawai yayasan XX swadharma dan pegawai lingkungan social lainnya.
  3. Pengurus adalah Pengurus Koperasi XX
  4. Pengawas adalah Pengawas Koperasi XX
  5. Penasehat adalah Penasehat Koperasi XX
  6. BNI adalah PT. Bank Negara Indonesia
  7. Direksi adalah Direksi PT. Bank Negara Indonesia
  8. SP adalah Serikat Pekerja
  9. PP adalah Persatuan Pensiunan Pusat PT. Bank Negara Indonesia

10. Rapat Anggota adalah Perangkat Organisasi Koperasi yang merupakan Pemegang kuasa tertinggi.

 

 

 

 

 

 

NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN

  1. Badan Usaha Koperasi bernama Koperasi Pegawai Swadharma Jakarta dengan nama singkat “KOPERASI XX” dan selanjutnya anggaran dasar ini disebut koperasi
  2. Koperasi Swadharma ini termasuk dalam jenis Koperasi Serba Usaha
  3. Koperasi ini berkedudukan di  dan berkantor dipusat Jalan Dr. Saharjo Nomor 20* Tebet Jakarta Selatan 12870
  4. Wilayah keanggotaan Koperasi meliputi seluruh Indonesia

 

 

 

 

LANDASAN DAN AZAS

Koperasi berlandaskan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 serta berdasarkan Atas asas kekurangan, Koperasi melakukan kegiatannya berdasarkan prinsip prinsip Koperasi yaitu :

 

  1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
  2. Pengelolaan bersifat demokratis
  3. Pembagian Sisa Hasil Usaha dilakukan secara adil dan Proporsional sebanding dengan besarnya jasa usaha masing masing anggota
  4. Pemberian balas jasa terhadap modal
  5. Melaksanakan pendidikan perkoperasiona
  6. Kerjasama antar Koperasi
  7. Kemandirian

 

 

 

 

TUJUAN dan  USAHA

 

Tujuan di dirikannya Koperasi adalah untuk :

  • Meningkatkan Kesejahteraan anggota pada khususnya dan Masyarakat pada Umumnya
  • Menjadi gerakan ekonomi rakyat serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional

 

Untuk mencapai suatu tujuan sebagaimana Koperasi melakukan Usaha usaha sebagai berikut :

  • Usaha simpan pinjam dari dan untuk anggota Koperasi sendiri, serta dapat menerima dan atau melayani koperasi lain dan anggotanya berdasarkan perjanjian kerjasama antar Koperasi yang dikelola secara terpisah. Untuk anggota koperasi lain sebagaimana dimaksud hanya melayani pemberian pinjaman
  • Menerima simpanan berjangka dan tabungan dalam berbagai jenis sesuai dengan jenis anggota
  • Pengusaha/ pembuatan/ penyaluran bahan bahan serta barang barang kebutuhan para anggota , lembaga lembaga Negara dan badan Usaha Lainnya.
  • Usaha usaha di bidang Industri dan perdagangan seperti : percetakan, perumahan, pertanahan dan perawatan gedung
  • Kerjasama dengan lembaga lembaga Negara dan badan badan Usaha lainnya
  • Usaha lain yang dianggap perlu sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang undangan / ketentuan yang berlaku.
  • Penyertaan modal pada bank dengan memenuhi ketentuan yang berlaku
  • Kegiatan Unit Usaha Simpan Pinjam ditujukan Untuk menghimpun dana dan menyalurkan dana dari dan anggota untuk anggota Koperasi, calon anggota Koperasi, Koperasi lain dan sebagainya.
  • Dalam hal tersebut  simpan pinjam koperasi akan melayani koperasi lain atau anggotanya harus dilakukan berdasarkan perjanjian kerjasama tertulis antara unit simpan pinjam koperasi dengan kpoperasi lain tersebut.

 

 

 

KEANGGOTAAN

Yang dapat menjadi anggota Koperasi adalah Warga Negara Indonesia yang mampu melakukan tindakan hokum dam memenuhi persyaratan sebagai berikut :

  1. Pegawai dan Pensiunan BNI, Pegawai Dana Pensiun BNI, Pegawai Yayasan Danar XX, Pegawai yayasan kesejahteraan pegawai BNI, Pegawai XX dan organisasi laiinya di lingkungan Bni
  2. Ahli waris meneruskan anggota dengan membuat surat pernyataan meneruskan keanggotaan.
  3. anggota yang sudah pernah keluar / berhenti dapat masuk kembali menjadi anggota koperasi dengan cara mengajukan permohonan tertulis kepada pengurus dengan syarat hanya diberi kesempatan untuk satu kali saja
  4. berakhir keanggotaan, mulai berlaku dan hanya dibuktikan dengan catatan dalam buku daftar anggota

 

 

Setiap anggota Koperasi berhak ;

  1. Menghadiri rapat anggota yang pelaksanaanya akan diatur lebih lanjut dalam anggaran dasar ini dan atau anggaran rumah tangga
  2. Menyatakan pendapat dan memberikan suara dalam rapat anggota
  3. Memilih dan atau dipilih menjadi anggota pengurus atau pengawas yang pelaksanaanya akan diatur lebih lanjut dalam anggaran rumah tangga
  4. Mengemukakan pendapat
  5. Memanfaatkan jasa koperasi
  6. Mendapat keterangan mengenai perkembangan Koperasi menurut anggaran dasar

 

 

 

 

Setiap anggota wajib :

  1. Tunduk pada ketentuan dalam anggaran dasar
  2. Membayar simpanan wajib pada koperasi
  3. Berpaertisipasi dalam kegiatan Usaha yang diselenggarakan oleh Koperasi

 

 

 

 

 

Keanggotaan Koperasi Berakhir Karena :

  1. Meninggal Dunia
  2. Mengundurkan diri secara tertulis
  3. Di berhentikan oleh pengurus karena sebab sebab tertentu
  4. Tidak lagi memenuhi syarat sebagai anggota

 

 

 

 

 

 

 

PERANGKAT ORGANISASI

Koperasi mempunyai perangkat organisasi yang terdiri dari :

  1. Rapat Anggota
  2. Pengurus
  3. Pengawas

 

Setiap anggota dari perangkat koperasi tidak boleh merangkap sebagai anggota perangkat lain dalam Koperasi ini

 

Setiap anggota dari perangkat koperasi tidak boleh menjadi anggota direksi atau pengurus dari badan usaha di lingkungan BNI.

 

Rapat Anggota Koperasi Terdiri dari :

  1. Rapat Anggota Tahunan
  2. Rapat Anggota Rencana Kerja dan Anggaran
  3. Rapat Anggota Khusus
  4. Rapat Anggota Luar Biasa

 

 

PIMPINAN RAPAT

 

  • Apabila dalam Anggaran dasar tidak ditentukan lain, maka rapat anggota dipimpin oleh ketua pengurus selaku ketua rapat, rapat anggota dipimpin oleh oleh sekretaris atau bendahara dan atau anggota pengurus.
  • Dari segala hal dibicarakan dan diputuskan dalam rapat anggota di buat berita acara untuk sah nya ditanda tangani oleh ketua rapat dan penulis rapat.

 

 

PENGURUS

 

  • Koperasi di urus oleh suatu pengurus yang dipilih dari dan oleh anggota koperasi dalam Rapat Anggota Khusus
  • Pengurus dipilih untuk masa jabatan 3 (tiga) tahun
  • Pengurus merupakan pemegang kuasa Rapat Anggota
  • Pengurus yang telah berakhir masa jabatan nya dapat dipilih lagi untuk masa jabatan 1 (satu) periode lagi
  • Untuk menjaga kekosongan dalam hal tugas pengurus yang telah berakhir karena jatuh tempo diberikan tugas, hak dan kewajiban untuk menjalankan koperasi sebagaimana diatur dalam Anggaran dasar sampai adanya pengurus baru.
  • Pengurus terdiri sekurang kurangnya 3 (tiga) orang anggota pengurus dan paling banyak 5 (lima) orang anggota pengurus, yang terdiri dari
  1. Seorang Ketua
  2. Seorang sekretaris
  3. Seorang Bendahara
  • Lembaga kepengurusan bersifat kolektif
  • Pengurus adalah mereka yang tercatat dalam daftar pengurus

 

 

Pengurus berhak menerima imbalan jasa sesuai keputusan Rapat Anggota.(berdasarkan pasal 22)

 

 

Pengurus Koperasi tidak boleh menjadi Anggota Pengurus Koperasi Lainnya, kecuali untuk koperasi pusat atau gabungan atau induk koperasi dan Pengurus Koperasi tidak boleh merangkap Anggota pengurus harian dipusat atau gabungan atau induk koperasi (berdasarkan pasal 23)

 

TUGAS PENGURUS

Pengurus Bertugas :

  1. Memimpin Koperasi
  2. Melakukan Segala Perbuatan Hukum untuk dan atas nama Koperasi
  3. Menyelenggarakan Anggota Rapat
  4. Pembagian pekerjaan antara para anggota pengurus diatur dan ditentukan oleh rapat pengurus

 

 

KEWAJIBAN PENGURUS

Pengurus Berkewajiban :

  1. Mengelola koperasi dengan itikad baik dan mengutamakan kepentingan Koperasi
  2. Segera mengadakan catatan pada waktunya dalam anggota tentang masuk dan berhentinya anggota dalam buku daftar anggota
  3. Segera mengadakan catatan pada waktunya dan tentang dimulai dan berhentinya jabatan pengurus
  4. Berusaha agar anggota mengetahui akibat pencatatan dalam daftar anggota sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan (3) pasal ini.
  5. membantu pelaksanaan tugas pengawasan dengan memberikan keterangan dan memeperlihatkan bukti bukti yang diperlukan.
  6. Membuat dan mengajukan Rencana Kerja dan Rencana anggaran koperasi untuk dimintai penetapan dan pengesahan kepada rapat anggota rencana kerja dan anggaran
  7. Membuat laporan keuangan dan pertanggung jawaban pelaksanaan tugas kepada Rapat Anggota Tahunan

 

 

HAK dan WEWENANG PENGURUS

Pengurus mewakili koperasi didalam dan diluar pengadilan dan berhak melakukan segala tindakan dan perbuatan, baik mengenai pengurusan maupun mengenai pemilikan serta mengikat koperasi dengan pihak lain , dan pihak lain dengan koperasi, dengan pembatasan bahwa perbuatan perbuatan dibawah ini harus ada persetujuan rapat anggota dalam hal hal sebagai berikut :

  1. 1. Melepaskan sebagian besar atau seluruh penyertaan koperasi dalam perusahaan atau badan lain
  2. 2. Untuk melaksanakan hapus tagih piutang macet yg telah dihapus buku
  3. 3. mengadakan investasi barang tetap sampai dengan jumlah tertentu yang akan diatur lebih lanjut dalam anggaran rumah tangga.
  4. 4. menambah penyertaan modal pada badan usaha lain sampai dengan jumlah tertentu yang akan diatur lebih lanjut dalam anggaran rumah tangga.
  5. 5. mendirikan badan usaha baru dan melakukan penyertaan baru pada badan usaha lain.
  6. 6. Melepaskan aktiva tetap maupun bergerak.

 

 

 

  • Menetapkan peraturan kepegawaian koperasi.
  • Hubungan kerja antara pengelola dan pengurus tunduk pada hukum perikatan pada umumnya.
  • Pengurus dapat mengangkat seseorang atau beberapa orang pengelola dapat ditunjuk sebagai Direksi / Manager yang diberi kuasa untuk melaksanakan tugas pimpinan harian dan bertindak untuk dan atas nama Pengurus Koperasi serta mewakilinya dalam mengelola usaha dan urusan sehari hari. Pengelola bertanggung jawab kepada Pengurus.
  • Syarat Syarat dan tata cara Pengangkatan Pengelola akan diatur lebih lanjut.

TANGGUNG JAWAB KERUGIAN

  1. Pengurus menanggung atas kerugian yang diderita oleh koperasi karena kelalaian atau kesengajaan dalam melaksanakan tugas kewajibannya masing masing.
  2. jika kelalaian itu mengenai suatu yang termasuk pekerjaan beberapa anggota pengurus, maka karena itu mereka menanggung kerugian tersebut secara keseluruhan dan tanggung renteng , kecuali dapat membuktikan bahwa kerugian tadi bukan karena kesalahannya serta telah berusaha dengan segera dan secukupnya untuk mencegah akibat dari kelalaian yang tadi.

 

 

 

 

 

 

 

Rapat Pengurus (berdasarkan pasal 28)

  • Rapat pengurus diadakan sekurang kurangnya 1 (satu) bulan sekali atau setiap waktu bilamana dianggap perlu atas inisiatif ketua pengurus atau atas  permintaan anggota Pengurus
  • Rapat Pengurus dianggap sah apabila dihadiri oleh minimal 2(dua) orang pengurus dari unsure ketua , sekretaris, bendahara dengan seorang anggota pengurus.
  • Rapat pengurus dipimpin oleh Ketua Pengurus, dan apabila ketua Pengurus berhalangan , hal mana tidak perlu dibuktikan kepada pihak lain siapapun , maka rapat dipimpin oleh pengurus lainnya.

 

Berakhirnya Keanggotaan Pengurus (Berdasarkan pasal 29)

  • Meninggal dunia
  • Masa jabatan berakhir
  • Mengundurkan diri secara tertulis
  • Di berhentikan oleh rapat Anggota Khusus karena sebab sebab tertentu
  • Dijatuhi hukuman pidana penjara oleh pengadilan.

 

 

Pengawas

  1. 1. Pengawasan atas pengelolaan Koperasi ini dilakukan oleh suatu pengawas
  2. 2. Pengawas dipilih dari dan oleh anggota Koperasi dalam rapat anggota Khusus.
  3. 3. Pengawas dipilih untuk masa jabatan 3 (tiga) tahun dan bila masa jabatan tersebut berakhir dapat dipilh lagi untuk 1(satu) kali masa jabatan yang pelaksanaanya diatur dalam anggaran rumah tangga.
  4. 4. Pengawas berhak menerima imbalan jasa sesuai keputusan rapat anggota khusus.

 

 

 

 

 

Berakhirnya Keanggotaan Pengawas ( berdasarkan pasal 34)

  1. Meninggal dunia
  2. Masa jabatan berakhir
  3. Mengundurkan diri secara tertulis
  4. Dijatuhkan hukuman pidana oleh pengadilan.

 

Sifat Terbuka Koperasi ( berdasarkan pasal 37)

Koperasi bersifat terbuka, oleh karena itu pengurus harus memberikan kesempatan kepada setiap anggota untuk mendapatkan keterangan mengenai perkembangan Koperasi Menurut ketentuan Anggaran Dasar.

 

MODAL KOPERASI

 

 

  1. Modal Koperasi terdiri dari Modal Sendiri dan Modal Pinjaman.
  2. Modal sendiri dapat berasal dari :
  • Simpanan Pokok
  • Simpanan Wajib
  • Simpanan Sukarela
  • Dana cadangan
  • Hibah
  1. Modal Pinjaman dapat berasal dari :
  • Anggota
  • Koperasi lain
  • Bank
  • Lembaga Keuangan
  • Penerbitan Obligasi
  • Surat Hutang
  • Sumber lain yang sah
  1. Selain Modal sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan (3) pasal ini, Koperasinya dapat pula melakukan penumpukan modal yang berasal dari modal penyertaan.

 

 

 

 

Simpanan Anggota ( berdasarkan pasal 39)

  1. Setiap anggota wajib menyimpan atas namanyapada koperasi :
  • Simpanan pokok sebesar Rp.50.000.- yang dibayarkan sekaligus pada saat seseorang masuk menjadi anggota Koperasi
  • Simpanan wajib sebesar Rp 15.000.- yang dibayarkan setiap bulan
  1. Jika dipandang perlu dapat mengadakan simpanan Khusus dana perluasan Simpanan wajib anggota yang diatur dalam perundang undangan anggaran rumah tangga.
  2. Uang simpanan pokok dan simpanan wajib tidak dapat diminta kembali selama masih berstatus sebagai anggota.

 

 

Sisa Hasil Usaha ( Berdasarkan pasal 42)

  1. SHU yaitu pendapatan Koperasi yabg diperoleh dalam 1 (satu) tahun buku setelah dikurangi dengan penyusunan nilai barang.
  2. penentuan besarnya sisa hasil usaha tersebut ditentukan oleh rapat anggota tahunan.
  3. SHU dipergunakan untuk :
  • Dana cadangan perluasan Modal
  • Dana simpanan wajib khusus
  • Dana untuk Anggota
  • Dana untuk pengawas, pengurus, dan pegawai koperasi
  • Dana kesejahteraan pegawai koperasi
  • Dana pendidikan
  • Dana social
  • Dana pembangunan daerah kerja.

Pembubaran :

Koperasi dapat dibubarkan karena :

  1. Keputusan Rapat Anggota Khusus
  2. Keputusan Pemerintah

 

 

 

 

 

  1. Pembubaran Rapat Anggotadidasarkan pada permintaan sekurang kurangnya ¾ dari jumlah anggota, jangka waktu berdirinya koperasi, koperasi tidak melakukan kegiatan usaha
  2. rapat anggota khusus adalah sah apabila dihadiri sekurang kurangnya ¾ dari jumlah anggota dan disetujui oleh sekurang kurangnya3/4 dari jumlah yang hadir
  3. pembubaran tersebut harus disertai berita acara yang memuat tanggal dan tempat diadakanhya Rapat anggota khusus, jumlah anggota dan jumlah anggota yang hadir, acara rapat, alas an pembubaran koperasi, jumlah suara yang setuju dan yang tidak setuju terhadap pembubaran tersebut.
  4. keputusan pembubran koperasimoleh rapat anggota khusus diberitahukan secara tertulisoleh pengurus.
  5. keputusan pembubaran koperasi oleh pemerintah sebagaimana dimaksud dalam pasal 48 butir 2.
  6. selama pemberitahuan pembubaran koperasi  belum diterima oleh kreditur.

 

 

PENUTUP

Anggaran dasar ini terhitung sejak mendapatkan pengesahan dari instansi yang berwenang dan dengan berlakunya anggaran dasar ini , maka anggaran dasar yang sekarang berlaku berdasarkan keputusan rapat anggota tahunan tanggal 12.05.2005 dinyatakan tidak berlaku lagi , akta ini diselesaikan pukul 15.35 WIB.

 

(sekian tugas kami untuk kerja kelompok mengenai perusahaan koperasi yg disusun oleh :

  • KICKY YUNILA (10209144)
  • MELIZA SURYANI (12209456)
  • SISCA AYU M ()

 

Kelas        : 2EA05

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: